9) Membawa Aheng ke kamar mandi ketika aku mau ikut dia segera membawa Aheng lari masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan diriku
9) Membawa aheng ke kamar mandi ketika aku mau ikut dia segera membawa Aheng lari masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan diriku
· Aku melihat mama bersama Aheng. Mama ingin mandi dan dia membawa Aheng ikut dia. Aku ingin ikut namun merasa tidak memiliki hak sama sekali untuk ikut mereka karena aku merasa diriku ini tidak diharapkan, tidak diinginkan. Dari pengalaman-pengalamanku yang sebelumnya diriku selalu ditolak dan tidak diinginkan terutama pengalaman yang masih segar ditolak dengan keras saat aku mau ikut dia ke kamar mandi yang sebenarnya ingin merasakan penerimaan dari dia.
Aku merasa diriku tidak diinginkan namun selain mama siapa lagi yang dapat aku cari. Aku perlahan-lahan mengikuti mereka dan ingin ikut.
· Melihat aku mendekati mereka dan diketahui oleh mama aku mau ikut mama segera membawa Aheng lari masuk ke dalam kamar mandi untuk menghindari diriku yang mau ikut dia. Aku merasa sangat terhina dan perih, orang tua masa' begitu dan juga merasa malu karena kebutuhanku dilecehkan. Namun setiap tolakan mama selalu aku rasakan sebagai kesalahanku, sebagai ketidak-beresanku. Aku merasa pastilah diriku yang bersalah baru selalu ditolak sedangkan Aheng diterima. Aku merasa diriku ini tidak pernah benar dan berusaha mencari-cari kesalahan didalam diriku. Aku menderita sekali. Kesalahan apa yang harus aku temukan dalam diriku. Apakah kerinduan seorang anak akan kehadiran dan kasih-sayang mamanya sebagai suatu kesalahan, sesuatu yang akan mendapatkan hukuman seperti pelaku kejahatan.
· Aku menyingkir ke pinggir setelah mereka berlari memasuki kamar mandi meniggalkan diriku yang terluka dan kemudian aku memanjat duduk di atas papan pemisah dengan tetangga (Asun, anak Abi). Kenyataan ini merupakan kepahitan yang sangat mendalam bagiku karena terang-terangan tidak diinginkan oleh mama, seorang yang sangat aku butuhkan dan orang yang sangat aku butuhkan itu tidak ada yang lain lagi, hanya dia satu-satunya, namun perbuatannya terhadap diriku sangat keterlaluan, tidak punya perasaan, jahat dan keji!
Erstelldatum 02/18/00 15:36

0 Comments:
Post a Comment
<< Home